Kamis, April 16, 2026
Berita

Tim Relawan Delegasi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang Hadiri Sosialisasi BKSN di Aula Seminari

Kupang, 6 Agustus 2025 — Bertempat di Aula Seminari Tinggi St.Mikhael Penfui, Kupang, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang menggelar Sosialisasi Materi BKSN atau Bulan Kitab Suci Nasional, khusus bagi tim Relawan Delegasi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang. Peserta yang hadir ada 10 orang dari sekitar 20 orang yang aktif tergabung dalam kelompok ini.

Kegiatan dimulai tepat jam 5 sore. Materi dipaparkan langsung oleh RD. Sipri Senda selaku Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang. Peserta yang hadir sudah siap dengan alkitab dan alat tulis untuk mencatat poin-poin penting dari materi BKSN.

Sesi pertama adalah pemaparan materi oleh Romo Sipri, dengan menjelaskan Tema Umum yang akan direnungkan selama Bulan September nanti. Tema Umum BKSN 2025 adalah Allah Sumber Pembaharuan Relasi dalam Hidup. Tema Umum ini kemudian dijabarkan dalam 4 sub tema yang akan direnungkan sepanjang Bulan September.

Fokus utama tema BKSN tahun ini adalah ajakan mendalam kepada umat beriman untuk mengalami pembaruan relasi secara menyeluruh dengan diri sendiri, dengan sesama, dalam keluarga, dan terutama dengan Allah berdasarkan Sabda-Nya. Secara khusus umat Katolik diajak untuk merenungkan 2 nabi kecil dalam perjanjian lama, Zakharia dan Maleakhi.

Pemateri juga tidak lupa menjelaskan arti dari Logo BKSN 2025, simbol, lambang dan warna yang terkandung dalam Logo. Ada Gunung yang membentuk dua tangan saling menggenggam menjadi simbol kuat relasi yang diperbarui dalam terang iman. Juga ada Pintu bersalib yang menjadi pusat logo menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah jalan utama dan pintu keselamatan, di mana segala relasi mencapai kepenuhannya. Setiap warna dan simbol dalam Logo BKSN memiliki makna.

Sesi diskusi atau tanya jawab diwarnai dengan pertanyaan peserta terkait latar belakang pemilihan tema. Juga pertanyaan terkait bagaimana jawaban-jawaban yang pas dan praktis untuk disampaikan ke umat terkait dengan tema BKSN. Karena diperkirakan tema ini akan menjadi tema yang menarik di jaman sekarang, ketika Relasi dengan sesama dan Tuhan mulai renggang.

Seorang peserta mengaku senang karena ada kesempatan khusus untuk hadir dalam Sosialisasi materi BKSN, karena menurut dia ini penting bagi fasilitator-fasilitator saat katekese dengan umat nanti. “Ini kesempatan bagus dan penting, sehingga sebagai fasilitator kita bisa persiapan lebih awal sebelum turun bertemu dengan umat dalam kelompok umat basis masing-masing”, ujarnya.

Kegiatan dengan durasi kurang lebih 2 jam ini juga termasuk di dalamnya evaluasi kegiatan Sosialisasi Alkitab Deuterokanonika yang telah dilaksanakan oleh tim Relawan. Sebagai informasi, tim Relawan selama 3 bulan terakhir, Juni-Agustus, aktif berkunjung ke paroki-paroki di luar kota Kupang, untuk melakukan Sosialisasi dan Distribusi Alkitab Deuterokanonika TB2.

Romo Sipri mengakhiri kegiatan hari itu dengan menyampaikan harapannya, semoga Sosialisasi baik BKSN maupun Alkitab Deuterokanonika TB2 ini membuat semakin banyak orang mencintai Kitab Suci, dan khusus bagi yang bertugas menjadi fasilitator, semoga Sosialisasi BKSN yang dilaksanakan lebih awal ini, mampu menjadi bekal yang baik ketika bertemu dengan umat dalam katekese nanti. (***MagdalenaHokor)

Bagikan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *