Rabu, April 15, 2026
Berita

Minggu Kerahiman Ilahi: K3I Keuskupan Agung Kupang Berbagi Sukacita Kerahiman bersama Umat Stasi Tesbatan

Minggu, 12 April 2026, Bertepatan dengan Hari Minggu Paskah II, umat Katolik sejagat merayakan Hari Minggu Kerahiman Ilahi. Perayaan ini ditetapkan secara resmi oleh mendiang Paus Yohanes Paulus II pada 30 April 2000, bersamaan dengan kanonisasi Sta. Faustina Kowalska

Kelompok Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi Keuskupan Agung Kupang (K3I KAK), memilih untuk berbagi sukacita perayaan Minggu Kerahiman bersama umat di Stasi St. Petrus Tesbatan, paroki St. Yohanes Pemandi Buraen. Perayaan Ekaristi ini melibatkan umat yang berada dalam wilayah pelayanan Stasi Tesbatan, yakni kapela Binoni, Apren, Tesbatan dan Ponain.

Lebih dari enam puluh devosan Kerahiman Ilahi (KI) yang hadir dalam perayaan sukacita ini. Mereka datang dari berbagai paroki di Kota Kupang, yakni dari paroki Sta. Maria Asumpta Kota Kupang, paroki Kristus Raja Katedral, paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, paroki Sta. Familia Sikumana, paroki St. Gregorius Oeleta dan paroki St. Matias Rasul Tofa. Para devosan hadir membawa sukacita penuh dalam balutan kain sarung dari berbagai daerah di NTT, simbol keberagaman yang dipersatukan dalam Kerahiman Ilahi. Hadir pula para suster dari beberapa konggregasi di Kota Kupang.

Perayaan Ekaristi tepat pukul 09.00 WITA, dipimpin oleh RD. Sipri Senda dan didampingi pastor stasi Tesbatan, RD. Budi Lelangaya. Dalam homilinya, Romo Sipri menegaskan tentang pentingnya pembaharuan diri setelah Paskah. _”Paskah harus membawa pembaharuan diri bagi kita masing-masing. Paskah harus membuka pintu-pintu hati kita yang terkunci karena ketakutan dan keragu-raguan kita”,_ ungkapnya. _”Seorang Devosan Kerahiman Ilahi harus berani keluar dari diri sendiri dan bersaksi tentang Paskah, tentang Kerahiman Ilahi, tentang belas kasih Allah yang tak terbatas kepada semua orang, termasuk di Tesbatan ini,”_ ujar Romo Sipri, yang adalah juga salah satu pastor moderator kelompok K3I KAK.

Dalam perayaan Ekaristi ini juga, kelompok K3I KAK hadir dengan membawa Gambar Kerahiman Ilahi untuk diberkati secara khusus dan dibagikan kepada keluarga-keluarga di wilayah Stasi Tesbatan.

Romo Budi, selaku pastor Stasi di Tesbatan menyambut dengan sukacita kehadiran para devosan KI. _”Terima kasih Romo Sipri dan tim dari Kerahiman Ilahi Keuskupan Agung Kupang, yang telah memilih Tesbatan sebagai tempat untuk perayaan istimewa hari ini. Semoga sukacita hari ini membekas dan berguna untuk pertumbuhan iman umat di tempat ini”,_ ungkap Romo Budi.

Senada dengan hal ini, Silvester Tena, Ketua K3I KAK, dalam sambutan singkatnya juga mengungkapkan kegembiraannya dan berharap akan tumbuh dan terbentuk juga kelompok Kerahiman Ilahi di wilayah Stasi Tesbatan. _”Kami mohon maaf jika hari ini kami (para devosan) mendominasi bangku-bangku di dalam kapela kecil ini. Semoga kebersamaan dan perjumpaan kita hari ini membawa sesuatu yang bermanfaat bagi umat di sini dan juga tentunya untuk penyebaran Kerahiman Ilahi kepada semua orang”,_ ungkap Silvester mewakili para devosan KI yang hadir.

Setelah perayaan Ekaristi, para devosan dan semua umat yang hadir berbagi sukacita dalam makan siang bersama. Ada beberapa devosan utusan dari paroki diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman iman terkait Kerahiman Ilahi, baik secara pribadi maupun kelompok. Kerahiman Ilahi telah banyak membawa jiwa-jiwa untuk menambah rahmat belas kasih Allah. Kerahiman Ilahi telah membantu banyak jiwa yang putus asa dan kehilangan harapan, untuk menemukan dan merasakan Kasih Allah dalam hidup mereka.

Semua umat yang hadir merasakan sukacita yang besar. _”Kami senang karena bisa merayakan Minggu Kerahiman bersama kelompok Kerahiman Ilahi dari Keuskupan. Terima kasih untuk semuanya”,_ ungkap seorang bapak mewakili umat yang hadir.

Sukacita Minggu Kerahiman sungguh terasa di kapela Tesbatan. Kebersamaan Minggu Kerahiman dan perjumpaan dengan umat di Tesbatan membuktikan bahwa belas kasih Tuhan sungguh-sungguh hadir, menyatukan setiap hati yang rindu akan rahmat Allah. Hari itu, belas kasih Allah menyapa semua hati yang hadir dan bersukacita, para orang tua, orang muda dan anak-anak. Semoga sukacita Paskah terus dibagikan dan rahmat Kerahiman Ilahi terus disebarkan kepada semua orang, tanpa kecuali. _(Magdalena Hokor)_

Bagikan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *