Devosan Dua Keuskupan Bersatu dalam Semangat Kerahiman Ilahi
Pertemuan Daring Komunitas Kupang dan Lembata Gagas Kolaborasi dan Pewartaan Kasih Allah
Kupang, 4 Agustus 2025 – Berawal dari perbincangan dua sahabat, jalinan persaudaraan dalam semangat Kerahiman Ilahi akhirnya mempertemukan dua komunitas devosan lintas keuskupan. Pada Senin, 4 Agustus 2025 pukul 17.00 WITA, Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi Keuskupan Agung Kupang (K3I-KAK) dan Komunitas Kerahiman Ilahi Paroki Wangatoa, Keuskupan Larantuka, mengadakan pertemuan daring perdana yang hangat dan penuh semangat kasih.
Meski terbatas secara fisik dan terhubung lewat layar, para devosan dari kedua keuskupan ini menunjukkan antusiasme tinggi untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta menjajaki kerja sama lintas keuskupan dalam pewartaan dan penghayatan spiritualitas Kerahiman Ilahi. Pertemuan ini menjadi ruang perjumpaan iman, saling meneguhkan dan menyemangati dalam panggilan sebagai rasul Kerahiman Ilahi.
Andreas Leu, Ketua Komunitas Kerahiman Ilahi Lembata, membagikan kisah perjalanan komunitas mereka sejak awal mula pada 2009 hingga resmi terbentuk pada 2011. Saat ini, komunitas tersebut rutin mengadakan doa setiap Jumat dan aksi kasih setiap Sabtu dengan mengunjungi orang sakit, warga binaan, serta penghuni panti. Mereka juga aktif menyosialisasikan devosi ini ke lingkungan-lingkungan paroki. Namun, tantangan masih dihadapi, seperti belum adanya pastor moderator di tingkat keuskupan.
Sementara itu, sharing dari Komunitas K3I Keuskupan Agung Kupang disampaikan oleh Pastor Moderator RD. Siprianus Senda. Ia menjelaskan berbagai kegiatan yang telah dilakukan sejak 2016, termasuk rekoleksi, pengakuan dosa, seminar dan misa akbar Kerahiman Ilahi yang melibatkan berbagai elemen Gereja di keuskupan. Silvester Tena, Ketua K3I KAK, menegaskan pentingnya oratio (doa) dan aksi (pelayanan nyata) sebagai bentuk kerasulan. Ia juga menginformasikan bahwa K3I KAK akan mengirimkan dua perwakilan ke Kongres Kerahiman Ilahi ke-5 di Mauroke, dan hasilnya akan dibagikan kepada KKI Lembata.
Pertemuan ini juga membahas penyamaan narasi dalam doa Koronka, serta menggagas ide pertemuan tingkat regio dan rencana penulisan buku bersama berisi kesaksian iman para devosan dari kedua keuskupan.
Pesan penutup dari Lidya Luru, Sekretaris K3I KAK, menekankan pentingnya semangat devosi dan kolaborasi antarkelompok kategorial sebagai strategi memperluas jangkauan pewartaan Kerahiman Ilahi, terutama di pelosok yang belum tersentuh.
Pertemuan ini menjadi awal langkah bersama yang penuh harapan. Devosan dari Kupang dan Lembata bersatu hati untuk semakin giat merasul dalam semangat kasih yang tak terbatas, sebagaimana diajarkan oleh Yesus kepada Santa Faustina: “Berbelaskasihlah, sebagaimana Bapa berbelaskasih.”
