Sabtu, Juli 20, 2024
Renungan Harian

Jumat, 11 Agustus 2023

Peringatan Wajib St. Klara –
Ul. 4:32-40;
Mat. 16:24-28;

Hari ini Gereja memperingati Sta. Klara dari Asisi. Ia hidup pada jaman St. Fransiskus dari Assisi, dan menjadi wanita pertama yang mempraktekkan gaya hidup miskin seperti yang diajarkan oleh St Fransiskus. Di bahkan mendirikan Ordo Santa Klara memimpin anggota komunitasnya selama empat puluh dua tahun. Duapuluh sembilan tahun dari masa itu dilewatkannya dengan menderita sakit. Meskipun demikian, St. Klara mengatakan bahwa ia penuh sukacita sebab ia melayani Tuhan. St. Klara wafat pada tanggal 11 Agustus 1253. Hanya dua tahun kemudian ia dinyatakan kudus oleh Paus Alexander IV.

Apa yang dihidupi oleh Santa Klara, sejatinya sejalan dengan tiga syarat yang Yesus ajukan bagi siapapun yang mau mengikuti Dia, yakni, menyangkal diri, memanggul salib dan mengikutiNya.
Menyangkal diri berarti berani melepaskan segala anggapan dan pendapat pribadi, serta mendahulukan atau mengutamakan Allah dan kehendakNya. Penyangkalan diri bertujuan untuk memurnikan diri, mengakui kuasa dan kehendak Tuhan dalam diri dan hidup kita, serta menjadikan kita pengikut yang layak dan pantas bagi-Nya.

Bagian dari penyangkalan diri adalah menerima salib. Mengangkat salib dan memikulnya merupakan suatu tindakan yang membutuhkan kerendahan hati dan juga sikap pasrah serta percaya akan kuasa Tuhan. Dan sebagai orang yang beriman, kita percaya bahwa salib bukan sekadar lambang penderitaan tetapi juga merupakan lambang kemenangan.

Maka marilah kita memohon doa dari Sta. Klara agar tidak gentar dan ragu untuk menyangkal diri, memikul salib dan berjalan mengikuti Yesus, karena kita yakin bahwa akhir dari salib bukanlah kematian, tetapi melampaui itu akan ada kemenangan dan kebangkitan yang mulia.

Bagikan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *