Jumat, Juli 19, 2024
Berita

Sekami Kuasi Paroki Siolais Rayakan Hari Anak Misionaris Sedunia ke-181 dengan Meriah

Siolais, 7/1/2024 – Hari Anak Misionaris Sedunia (HAMS) ke-181 dirayakan secara meriah di Kuasi Paroki Siolais. Perayaan yang bertepatan dengan Pesta Penampakan Tuhan atau Hari Raya Epifani ini, yang pada tahun ini jatuh pada Munggu, 7 Januari 2024, menjadi panggung bagi lebih dari 200 anak dan remaja untuk menunjukkan semangat misionernya dengan aktif berperan dalam perayaan sukacita ini.

Perayaan yang dipimpin oleh RD Marselus Nubatonis, pastor Kuasi Paroki Siolais, diawali dengan perarakan bendera Anak-anak Misioner yang diiringi musik khas Timor. Perarakan lima bendera dengan warna yang berbeda, kuning, putih, merah, hijau dan biru, menggambarkan semangat juang para misioner cilik untuk membawa damai, sebagaimana yang terungkap dalam tema besar HAMS ke-181: “Anak Misioner: Jadilah Pembawa Damai”.

Dalam homilinya, Romo Ma’e, sapaan akrabnya, mengajak semua hadirin untuk mengambil inspirasi dari Tiga Majus dari Timur, salah satunya soal kekayaan. “Hari ini kita belajar bahwa kekayaan itu baik. Tetapi jadikanlah kekayaan sebagai sarana untuk berjalan mencari Yesus. Gunakanlah harta sebagai sarana untuk memberi persembahan bagi Tuhan. Jangan takut menjadi kaya dan sejahtera. Tetapi jangan takut pula berderma dan berbagi!” , ungkapnya dengan semangat berapi-api.

“Di hari-hari permulaan tahun yang baru ini, kita belajar dari Tiga Raja. Gunakanlah kedudukan, pengetahuan, dan kepemilikian kita dengan sebaik-baiknya! Carilah, temukanlah, dan sembahlah Tuhan! Persembahkanlah yang terbaik dari diri kita untuk-Nya! Tuhan ada di dunia dan dalam diri sesama kita!” tambah pastor yang dikenal sebagai pastor muda yang aktif berkarya di tiga kecamatan dalam wilayah TTS.

Setelah Perayaan Ekaristi, kemeriahan perayaan HAMS ke-181 dilanjutkan dengan animasi bersama dengan para animatris dari empat kapela yang masuk dalam wilayah kuasi Siolais; Kapela St.Yohanes Pemandi-Nifununa, kapela Sta. Maria Immaculata-Nunab, kapela St. Arnoldus Yansen-Babuin dan Kapela St. Andreas-Enoana. Tarian, lagu, dan kegembiraan anak-anak dalam pertukaran kado menjadi sorotan utama, menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan.

Perayaan ini serentak menjadi momen bersejarah bagi Umat di wilayah Kuasi Siolais, setelah lebih dari setengah abad Gereja Katolik tumbuh dan berkembang di wilayah ini. Ekspresi sukacita dan kebahagiaan terpancar dari setiap wajah yang turut serta dalam perayaan syukur ini.

Seorang umat mengungkapkan, “Ini bagus untuk pertumbuhan iman anak-anak dan remaja di kuasi kami. Semoga tahun depan akan ada lagi kegiatan semacam ini.” Harapan akan kegiatan yang membangun iman dan semangat misioner semakin tumbuh di hati umat.

Selamat berbahagia dalam perayaan Hari Anak dan Remaja Misioner Sedunia ke-181. Semoga semangat misioner ini menguatkan anak-anak dan remaja di seluruh Wilayah Kuasi Paroki Siolais untuk menjadi saksi Kristus dalam semangat 2D2K (Doa, Derma, Kurban dan Kesaksian), sehingga bisa menjadikan mereka pembawa damai di mana pun mereka berada. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi dalam perayaan ini. Bunda Maria mendoakan agar Tuhan memberkati langkah-langkah kita ke depan.

 

Bagikan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *