Sabtu, Agustus 22, 2026
Berita

Saksi Kasih Allah yang Menghidupkan: 15 Suster RVM Rayakan Perak Hidup Membiara

Kupang, 21 Agustus 2026 – Suasana syukur dan khidmat menyelimuti Gereja Santa Maria Assumpta Kota Baru, Kupang, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Sebanyak 15 orang suster dari Kongregasi Religious of the Virgin Mary (RVM) merayakan pesta perak atau 25 tahun hidup membiara dalam perayaan Ekaristi kudus yang dihadiri oleh sejumlah besar umat, biarawan, dan biarawati yang memadati gereja.

Perayaan syukur ini dipimpin langsung oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, dengan didampingi oleh sejumlah imam konselebran. Hadir pula dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang, serta keluarga, orang tua, dan sahabat para yubilaris.

Dalam kotbahnya yang didasarkan pada bacaan dari kitab Nabi Yehezkiel dan Injil Matius, Mgr. Hironimus menekankan bahwa perayaan 25 tahun ini bukan terutama tentang keberhasilan manusiawi atau lamanya waktu, melainkan merupakan bukti kesetiaan Tuhan yang telah menyertai, menguatkan, dan memelihara panggilan para suster.

Mengambil inspirasi dari penglihatan Yehezkiel tentang lembah tulang-tulang kering, Bapak Uskup menyampaikan bahwa Allah sanggup memberikan kehidupan bahkan pada situasi yang tampaknya tanpa harapan. Beliau mengingatkan para suster bahwa dalam perjalanan 25 tahun, tentu ada saat-saat “kering”, lelah, atau kecewa, namun Roh Allah selalu berhembus memberikan nafas kehidupan baru.

“Dunia kita membutuhkan orang-orang yang mampu menjadi pembawa kehidupan dan harapan,” ujar Mgr. Hironimus. Beliau menegaskan bahwa melalui doa, pendidikan, dan perhatian kepada yang kecil, para suster dipanggil untuk menjadi tanda kasih Allah yang menghidupkan. Inti dari hidup bakti setelah 25 tahun adalah sejauh mana para suster semakin mencintai Tuhan dan sesama dengan hati yang lembut, sabar, dan rendah hati.

Ke-15 suster RVM yang merayakan 25 tahun hidup membiara tersebut adalah:

  1. Sr. Maria Kristina Uba Bataona, RVM
  2. Sr. Maria Marselina Yenny Gambe, RVM
  3. Sr. Maria Angelina Kero, RVM
  4. Sr. Agnes Laa, RVM
  5. Sr. Maria Justtina Jose Lopes, RVM
  6. Sr. Maria Rosina Manbait, RVM
  7. Sr. Maria Amabnda Nahak, RVM
  8. Sr. Maria Ludgardis Namang, RVM
  9. Sr. Maria Yuliana Natun, RVM
  10. Sr. Maria Rofina Inna Papa, RVM
  11. Sr. Maria Marta Pau, RVM
  12. Sr. Maria Agustina Mariana Rona, RVM
  13. Sr. Maria Monika Seran, RVM
  14. Sr. Maria Dorothea Tlaan, RVM
  15. Sr. Maria Ernalinda Ukat, RVM

Perayaan ini menjadi momentum bagi para suster untuk memperbaharui jawaban “Ya” mereka kepada Tuhan dengan kematangan dan penyerahan diri yang lebih dalam. Gereja berharap agar tahun-tahun mendatang dalam hidup para suster menjadi persembahan yang semakin murni dan berbuah bagi masyarakat.

Bagikan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *