Delegatus Kitab Suci Regio Nusra Menggelar Pertemuan untuk Penyusunan Bahan BKSN 2026
Denpasar, Kamis, 23 April 2026 – Bertempat di Catholic Center Keuskupan Denpasar, para delegatus Kitab Suci (delkit) utusan sembilan Keuskupan se-regio Nusra, menggelar pertemuan untuk penyusunan bahan BKSN. Hadir dari Keuskupan Agung Kupang, RD. Siprianus Senda dan dua relawan Kitab Suci KAK, Evi Lemba dan Magdalena Hokor, bersama dengan utusan Delkit dari Keuskupan Atambua, Keuskupan Weetebula, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Maumere, Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Ruteng dan Keuskupan Labuan Bajo. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung sampai dengan tanggal 27 April 2026 nanti.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan Misa bersama Bapa Uskup Denpasar, Mgr. Silvester San. Didampingi oleh RD. Yohanes Pilis selaku koordinator Delkit Regio Nusra dan RD. Maximus Soge, ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Denpasar.

Dalam homilinya, Mgr. San menggambarkan Yesus sebagai jawaban bagi semua persoalan yang dihadapi oleh umat beriman. “Di jaman modern ini, semakin banyak orang yang tidak mampu mengatasi persoalan dalam hidup mereka, beberapa diantaranya mengakhiri hidupnya dengan cara yang salah. Namun sebagai orang beriman, kita diajak untuk datang kepada Yesus, menemukan jawaban dari Yesus atas persoalan yang dihadapi”.

Lebih lanjut, Mgr. San mengajak para Delkit yang hadir untuk tetap menjadikan Sabda Tuhan sebagai pedoman yang memberi terang bagi setiap persoalan yang dialami. “Saya yakin, pewartaan sabda Tuhan yang dilakukan oleh para Delkit pun tidak luput dari tantangan. Tetapi semoga para Delkit tidak putus asa dan tetap setia untuk terus mewartakan Sabda Tuhan serta mengajak semakin banyak umat untuk mencintai Kitab Suci”, ujarnya.
Uskup Denpasar, Mgr. Silvester kemudian membuka secara resmi rangkaian kegiatan Pertemuan Delkit Regio Nusra. Dalam sambutan singkatnya, Mgr. San berharap agar kerasulan Kitab Suci hendaknya menembus sekat dan batas yang ada agar wajah Kristus sungguh dihadirkan di tengah-tengah umat.

Setelah misa pembuka, kegiatan dilanjutkan dengan orientasi, perkenalan peserta Delkit dan laporan kegiatan Komisi Kitab Suci dari masing-masing keuskupan, yang disampaikan oleh masing-masing Ketua Komisi Keuskupan. RD. Sipri Senda, Ketua Komisi KS Keuskupan Agung Kupang menjadi moderator untuk sesi ini. Semua keuskupan menampilkan kekhasan kegiatan komisinya secara singkat. Mulai dari festival Kitab Suci, program 1 anak 1 Kitab Suci, sampai pada bagaiman strategi kreatif yang diciptakan oleh masing-masing keuskupan untuk menjangkau lebih banyak umat mengenal dan mencintai Kitab Suci.

Pertemuan Delkit Regio Nusra ini pun diharapkan bisa menjadi semangat baru bagi semua peserta yang hadir untuk terus setia menjadi pewarta dan penggerak umat di keuskupan masing-masing dalam bidang kerasulan Kitab Suci. (Magdalena Hokor**).

