Kamis, April 30, 2026
Berita

Rampungkan Penyusunan Bahan BKSN 2026, Tim Delkit Regio Nusra Mendapat Apresiasi dari Uskup Denpasar

Denpasar, 26 April 2026 – Seketika suasana di dalam _ballroom,_ tempat pertemuan para Delegatus Kitab Suci (delkit) regio nusra mendadak riuh dengan tepuk tangan dari seluruh peserta yang hadir. Setelah kurang lebih tiga hari para delkit bertemu dan merumuskan materi BKSN 2026 di Catholic Center Keskupan Denpasar, materi BKSN 2026 siap dicetak dan didistribusikan ke sembilan keuskupan dalam wilayah regio nusra.

Sebelumnya, sejak tanggal 23 April 2026, para delkit dari sembilan keuskupan regio nusra berkumpul di Denpasar dalam rangka pertemuan untuk penyusunan bahan BKSN 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Tidak ada halangan berarti selama proses berlangsung, mulai dari pemaparan draft materi, diskusi dan pembahasan kelompok, sampai pada pleno hasil diskusi kelompok.

RP. Petrus Christologus Dhogo,SVD selaku Wakil Ketua Lembaga Biblika Indonesia (LBI) hadir sebagai nara sumber utama pada pertemuan ini. Pater ito, sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi kepada para delkit yang turut serta dalam pertemuan, baik secara langsung maupun tidak langsung. _“Terima kasih kepada kita semua yang turut ambil bagian dalam merumuskan materi BKSN tahun ini dengan baik. Secara khusus kepada tim Delkit dari Keuskupan Labuan Bajo, yang telah mempersiapkan draft BKSN dengan sangat baik”,_ ungkapnya. Lebih lanjut Pater Ito menjelaskan bahwa materi yang telah selesai diplenokan ini, akan diserahkan kepada Uskup Denpasar dan selanjutnya dicetak dan didistribusikan ke keuskupan-keuskupan.

Pleno Hasil Diskusi Kelompok (Foto: Komsos Keuskupan Denpasar)

Rangkaian kegiatan pertemuan delkit regio nusra ditutup dengan Perayaan Ekaristi bersama Uskup Denpasar, Mgr. Silvester San, didampingi oleh RP. Petrus Christologus Dhogo,SVD dan RD. Siprianus S. Senda (Ketua Delkit Keuskupan Agung Kupang). Selain syukur atas terlaksananya pertemuan delkit regio nusra, perayaan ekaristi tersebut sekaligus merayakan Hari Doa Panggilan Sedunia yang ke-63. Dalam tema Minggu Panggilan Sedunia; _One in Christ, United in Mission;_ para delkit diharapkan untuk terus bersemangat dalam pelayanan Kerasulan Kitab Suci di keuskupan masing-masing, sebagai gembala yang baik yang menjaga kawanan domba dengan baik.

Dalam homili, Uskup Silvester menegaskan pentingnya kerasulan kitab suci di jaman modern, yang lebih didominasi oleh media digital. _“Umat harus lebih banyak dihantar untuk mengenal kitab suci, mencintai dan lebih dari itu, mengalami Yesus, Sang Sabda dalam hidup mereka melalui kitab suci”,_ tegas bapak uskup. Uskup Silvester San juga mengajak para delkit untuk melihat media digital bukan sebagai penghalang atau sekat melainkan sebagai peluang atau kesempatan untuk menjangkau lebih banyak orang untuk mengenal dan mencintai kitab suci.

Mgr. Silvester San (tengah), RP. Petrus Christologus Dhoho, SVD (kanan) dan RD. Siprianus Soleman Senda (kiri) dalam Misa Penutupan Pertemuan Delkit Regio Nusra. (Foto: Komsos Keuskupan Denpasar)

Di akhir homili, Uskup Denpasar mengapresiasi kerja kolaborasi yang baik antara para delkit regio nusra sehingga menghasilkan materi BKSN 2026. _“Materi yang sudah disusun dengan sangat baik ini, hendaknya bisa menjangkau umat di kelompok paling dasar, dalam skala yang paling kecil, yakni di basis-basis, KBG/KUB di keuskupan kita masing-masing”,_ ujarnya.

Foto bersama di Tanah Lot (Foto: Komsos Keuskupan Denpasar)

Perjumpaan para delkit regio nusra kemudian ditutup dengan rekreasi bersama di Tanah Lot. Uskup Silvester turut serta mengambil bagian dalam sukacita bersama ini. Semua peserta pertemuan, panitia pelaksana dan para delkit sangat menikmati keindahan Tanah Lot. Lebih dari itu, keindahan kebersamaan yang disatukan oleh Sang Sabda menjadi penyulut semangat bagi para delkit untuk terus berkarya dalam kerasulan kitab suci. (Magdalena Hokor**)

Bagikan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *