Kelompok Sharing Kitab Suci St. Thomas Aquinas Mengadakan Katekese Maria Dalam Kitab Suci
Fatubesi, 02 Mei 2026 – Kelompok Sharing Kitab Suci St. Thomas Aquinas yang baru terbentuk beberapa hari lalu mengadakan kegiatan katekese perdana bertema “Maria dalam Kitab Suci”. Kegiatan ini berlangsung di rumah Ibu Clara dan dihadiri oleh sejumlah anggota yang memiliki kerinduan yang sama untuk semakin mengenal dan mendalami Kitab Suci.
Kelompok ini terbentuk dari latar belakang pengalaman iman para anggotanya yang sebelumnya telah mengikuti berbagai katekese. Ketertarikan untuk memperdalam Sabda Tuhan secara lebih terarah mendorong terbentuknya komunitas kecil ini, meskipun jumlah anggotanya masih belum mencapai sepuluh orang.

Dalam pertemuan pertama ini, tema yang didalami adalah “Bunda Maria Teladan Iman” yang terinspirasi dari Injil Injil Lukas 1:26-38. Katekese difasilitasi oleh Evi Lemba, seorang relawan Delkit KAK, yang dengan baik mengantar peserta memasuki suasana pendalaman Sabda melalui penjelasan awal yang sederhana namun mendalam.
Menggunakan metode Lectio Divina, peserta diajak untuk masuk lebih dalam ke dalam teks Kitab Suci. Pada tahap lectio, peserta secara aktif menggali isi teks dengan pendekatan 5W + 1H, yang membantu mereka memahami konteks dan makna sabda secara lebih konkret.
Salah satu hal menarik dalam proses ini adalah pembagian peserta ke dalam dua kelompok untuk membaca teks Kitab Suci, mengingat adanya perbedaan penggunaan Kitab Suci TB 1 dan TB 2. Situasi ini justru menjadi kesempatan pembelajaran bersama, di mana peserta dapat mengenal perbedaan antara Alkitab Deuterokanonika dalam kedua versi tersebut.

Meskipun jumlah peserta masih terbatas, semangat untuk mendalami Sabda Tuhan tampak sangat kuat. Diskusi berlangsung hidup dengan berbagai pertanyaan yang muncul dari peserta. Bahkan, mereka mampu mengembangkan imajinasi reflektif terhadap teks dan menyusun pertanyaan-pertanyaan refleksi sebagai bahan sharing.
Dalam sesi berbagi, beberapa peserta mengungkapkan pengalaman iman pribadi, mulai dari kekuatan doa yang lahir dari iman yang total kepada Allah hingga pengalaman nyata akan kebaikan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Ayat “Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu” (Luk. 1:38) menjadi inspirasi utama yang menguatkan seluruh peserta.

Sebelum menutup pertemuan, peserta bersama-sama merumuskan rencana aksi sebagai buah konkret dari katekese yang telah diikuti. Seluruh peserta mengaku diteguhkan oleh Sabda Tuhan dan merasakan secara mendalam sentuhan kasih Allah melalui permenungan bersama tersebut.
