Sabtu, Mei 2, 2026
Berita

BKSN 2025: Kuasi Paroki Siolais Gelar Aneka Lomba

Siolais – Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2025 hampir mencapai puncaknya. Euforia umat Katolik merayakan bulan penuh Sabda Tuhan ini terasa hingga ke pelosok Timor. Salah satunya tampak di Kuasi Paroki Sta. Maria Reinha Rosari Siolais, Keuskupan Agung Kupang, yang menggelar berbagai perlombaan bernuansa Kitab Suci dengan melibatkan seluruh umat dari pusat kuasi maupun kapela.

Ada 12 KUB yang turut berpartisipasi: enam dari pusat kuasi dan enam lainnya dari empat kapela, yakni St. Andreas Enoana, St. Yohanes Pemandi Nifununa, Sta. Maria Immaculata Nunab, serta St. Arnoldus Jansen Babuin. Semua bergabung dalam semangat Sabda untuk menjadikan BKSN semakin meriah dan berkesan.

Perlombaan dimulai pada Jumat, 19 September 2025, dengan lomba Baca Kitab Suci yang dibagi ke dalam empat kategori: Sekami, Orang Muda Katolik (OMK), Kaum Ibu, dan Kaum Bapak. Meski hanya tiga peserta yang ikut serta dalam kategori bapak, justru merekalah yang menjadi pusat perhatian umat. Kehadiran mereka dinilai istimewa karena selama ini kaum bapak jarang tampil sebagai lektor dalam perayaan Ekaristi.

Keesokan harinya, Sabtu, 20 September 2025, giliran anak-anak Sekami unjuk kebolehan. Lomba mewarnai diikuti hampir 50 peserta dari usia PAUD hingga kelas 4 SD. Suasana penuh keceriaan tampak ketika para peserta menorehkan warna di kertas mereka. Dari sekian banyak hasil karya, panitia akan memilih tiga yang terbaik dan satu yang menjadi favorit juri.

Masih di hari yang sama, digelar lomba Tutur Kitab Suci yang menjadi pengalaman baru bagi anak-anak Sekami di Siolais. Enam peserta tampil percaya diri membawakan kisah-kisah Kitab Suci, mulai dari kematian Yohanes Pembaptis, Maria menerima kabar dari Malaikat Gabriel, hingga peristiwa pernikahan di Kana. Yang mencuri perhatian adalah Vanya Seran, peserta termuda berusia 8 tahun, yang dengan lancar dan penuh penghayatan menyampaikan kisah yang ia pelajari.

Pada Minggu, 21 September 2025, suasana semakin meriah dengan lomba Menyanyi Mazmur. Peserta datang dari berbagai kategori: enam dari Sekami, lima dari OMK, sebelas dari kaum ibu, serta empat dari kaum bapak. Penampilan mengesankan datang dari Seang Kase, siswa kelas 1 SD, yang berhasil membawakan mazmur tanggapan tanpa teks, hanya dengan hafalan.

Senin, 22 September 2025, rangkaian lomba indoor ditutup dengan Kuis Kitab Suci. Sebanyak 18 regu berpartisipasi, masing-masing sembilan regu dari Sekami dan OMK. Materi yang diujikan tidak hanya menyangkut isi Kitab Suci, tetapi juga pengetahuan umum tentang Gereja Katolik serta pembinaan Sakramen Krisma. Antusiasme umat luar biasa; masing-masing KUB hadir memberi dukungan penuh kepada regu perwakilannya.

Tak hanya lomba dalam ruangan, panitia juga menyiapkan pertandingan futsal untuk anak-anak Sekami yang berlangsung selama tiga hari, 25–27 September 2025. Rangkaian kegiatan BKSN ini dijadwalkan berakhir pada 4 Oktober 2025, beberapa hari sebelum pesta pelindung Kuasi Paroki Siolais.

Tahun ini, BKSN terasa berbeda karena untuk pertama kalinya panitia khusus dibentuk dari umat sendiri. KUB Fransiskus Xaverius dipercaya menjadi penyelenggara, dengan Yohanes Parera sebagai ketua panitia. Pastor kuasi, Romo Marsel, menegaskan bahwa pola ini akan menjadi tolok ukur bagi KUB lain pada tahun-tahun mendatang. “BKSN tahun ini adalah perdana akan diatur oleh panitia khusus, dari umat, oleh umat, dan untuk umat. Sejauh ini panitia sudah menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Antusiasme umat yang begitu tinggi membuat suasana BKSN di Siolais terasa hangat dan penuh semangat. Meski banyak waktu dan tenaga tercurah untuk perlombaan, kegiatan katekese di tingkat KUB tetap berjalan. Hal ini menjadi tanda kesadaran baru umat akan pentingnya Sabda Allah dalam kehidupan. Harapannya, semakin banyak orang tersapa dan jatuh cinta pada Kitab Suci, sehingga Sabda Tuhan terus bertumbuh bahkan di pelosok yang jauh dari hiruk-pikuk kota.

 

Bagikan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *