Selasa, Februari 10, 2026
Berita

Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi KAK Gelar Misa Jumat Pertama dan Pendalaman Iman di Gereja Paroki Asumpta

Kupang, 6 Februari 2026 – Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi Keuskupan Agung Kupang (K3I KAK), gelar Perayaan Ekaristi Jumat Pertama dan Pendalaman Iman di Gereja Paroki Maria Asumpta Kotabaru pada Jumat, 6 Februari 2026. Perayaan Ekaristi bersama ini merupakan bagian dari program bulanan kelompok K3I KAK yang digelar di gereja Paroki atau stasi yang berbeda-beda di setiap bulannya.

Para devosan dan umat lain yang turut serta dalam perayaan ini sudah berkumpul sebelum pukul 15.00 WITA. Mereka datang dari beberapa Paroki dalam kota. Tepat pukul 15.00 WITA, dibuka dengan Doa Kerahiman dan Koronka bersama, kemudian dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Sipri Senda, Pr yang adalah moderator K3I KAK dengan Romo Adnan Berkanis, Pr sebagai konselebran.

Dalam homili, Romo Sipri mengajak para devosan yang hadir untuk memiliki hati yang baik, yang penuh syukur, hati yang mau terbuka pada rahmat Tuhan seperti Daud dalam Sir. 47:2-11, bukan hati yang buruk yang penuh dendam, iri hati dan kebencian pada sesama seperti hati Herodes dan Herodias yang digambarkan dalam bacaan injil Markus 6:14-29. _”Sebagai devosan Kerahiman Ilahi, kita harus senantiasa memperbarui hati kita agar menjadi suci, kudus, penuh belas kasih seperti Hati Yesus yang kita rayakan dan hormati setiap Jumat Pertama”,_ ujar Romo Sipri.

Setelah Perayaan Ekaristi, dilanjutkan dengan Pendalaman Iman dengan Tema _”Bunda Maria dalam Injil”_ oleh Romo Sipri. Dengan mengacu pada 4 teks dari ke empat injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes), Romo Sipri mengajak para devosan yang hadir untuk melihat sosok Maria dalam injil. Mulai dari Bunda Maria yang adalah Bunda Allah, karena dipilih Allah untuk mengandung dari Roh Kudus dan melahirkan Yesus Kristus, Putera Allah; sampai pada peranan Bunda Maria sebagai perantara dalam kisah Perkawinan di Kana (Yoh. 2:1-11).

Meskipun terbatas oleh waktu, tetapi pendalaman Iman yang berdurasi 1 jam tersebut diikuti oleh para devosan dengan sangat khusyuk dan serius. Beberapa pertanyaan dari Romo Sipri memancing keingintahuan peserta yang hadir. Peserta diminta untuk membolak-balikan lembaran Alkitab untuk melihat kamus agar bisa mengerti kata-kata yang sulit dalam teks injil, juga membaca peta untuk bisa mengetahui letak dan posisi tempat yang menjadi latar teks injil yang dibaca.

Para devosan terlihat bersemangat. Beberapa diantara mengaku baru pertama kali membaca peta dan kamus yang ada di dalam kitab suci. Mereka sangat antusias, karena ada hal baru yang diperoleh pada pendalaman Iman kali ini. Durasi 1 jam terasa tidak cukup tetapi mampu menghantarkan para devosan untuk menemukan jawaban atas beberapa pertanyaan yang mengganjal di hati selama ini.

Rangkaian kegiatan berakhir dengan foto bersama dan ramah tamah di pelataran aula Paroki. Semua devosan bersukacita. Para devosan dikuatkan dan diteguhkan melalui Ekaristi dan Sabda Tuhan. Semoga semakin banyak devosan yang bersemangat untuk menjadi devosan Kerahiman Ilahi yang selalu memperbaharui hati melalui bacaan dan permenungan akan Sabda Tuhan. _(Magdalena Hokor)_

Bagikan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *